Perbedaan Perwakilan Diplomatik dan Konsuler yang Dapat Anda Ketahui

Membahas mengenai perbedaan perwakilan Diplomatik dan Konsuler memang cukup menarik. Jika Anda sering bingung dengan kedua perwakilan negara ini, simak penjelasannya berikut ini. Keduanya sama-sama utusan negara, demi mewakili kepentingan negaranya yang berada di negara lain. Walaupun sama-sama diutus oleh negara, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Bagi Anda yang tidak mengetahui perbedaan antara kedua utusan negara tersebut, Anda dapat menyimaknya pada uraian berikut ini. Langsung saja, ini dia perbedaan antara perwakilan Diplomatik dan juga Konsuler yang dapat Anda ketahui:
fungsi,tingkatan,persamaan perwakilan diplomatik dan konsuler,tugas perwakilan diplomatik,pengertian organisasi internasional,organisasi internasional,sumber hukum internasional,

1. Tugas
Perwakilan Diplomatik memiliki tugas dalam bidang politik sedangkan perwakilan Konsuler memiliki tugas dalam bidang non politik.

2. Jumlah perwakilan
Hanya ada 1 perwakilan dari perwakilan Diplomatik, dimana perwakilan ini ditempatkan atau ditugaskan di Ibu Kota Negara. Sedangkan perwakilan Konsuler tidak hanya ada 1 perwakilan saja, namun disesuaikan dengan kebutuhannya. Perwakilan Konsuler dapat ditempatkan di luar Ibu Kota Negara. 

3. Surat tugas
Surat tugas yang dimiliki perwakilan Diplomatik ditandatangani oleh Kepala Negara sedangkan surat tugas perwakilan Konsuler ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri.

4. Pengaruh
Perwakilan Diplomatik dapat mempengaruhi pihak perwakilan Konsuler. Sedangkan pihak perwakilan Konsuler harus tunduk atau patuh terhadap perwakilan Diplomatik.

5. Hubungan dengan pemerintah
Perwakilan Diplomatik dapat berhubungan secara langsung dengan pemerintah pusat dari negara penerima. Sedangkan perwakilan Konsuler hanya bisa berhubungan dengan pemerintah daerah atau pemerintah setempat saja. Jika ingin melakukan hubungan dengan pemerintah pusat maka harus melalui perwakilan Diplomatik.

6. Hak ekstrateritorial
Perwakilan Diplomatik memiliki hak ektrateritorial dimana perwakilan ini tidak harus tunduk kepada pelaksanaan kekuasaan peradilan. Sedangkan perwakilan Konsuler harus tunduk kepada kekuasaan peradilan karena tidak memiliki hak ektrateritorial. Hak ekstrateritorial sendiri merupakan hak kekebalan yang dimiliki kedua perwakilan tersebut dalam daerah perwakilan. 

7. Hak immunitas
Perwakilan Diplomatik memiliki hak imunitas yang penuh, sementara perwakilan Konsuler hanya memiliki sebagian saja dari hak imunitas. Perwakilan Diplomatik memiliki kekebalan hukum yang luas, meliputi pribadi, kemudian kantor perwakilan dan juga koresponden. Sedangkan perwakilan Konsuler memiliki kekebalan hukum yang terbatas, terutama untuk pribadi atau dirinya sendiri.

8. Kegiatan
Kegiatan dari perwakilan Diplomatik meliputi keseluruhan kepentingan suatu negara tertentu yang diwakilinya. Sedangkan perwakilan Konsuler memiliki kegiatan yang hanya meliputi bidang perdagangan dan juga bidang politik.

9. Wilayah kerja
Wilayah kerja perwakilan Diplomatik meliputi keseluruhan wilayah dalam negara penerima. Sementara wilayah kerja perwakilan Konsuler hanya meliputi wilayah tertentu dalam negara penerima.

Itulah perbedaan antara perwakilan Diplomatik dan juga perwakilan Konsuler yang dapat Anda ketahui. Walaupun keduanya sama-sama utusan negara, namun memiliki tugas, hak dan kewajiban yang berbeda. Kedua utusan negara ini juga memiliki mulai berlaku dan berakhir yang berbeda-beda. Perwakilan Diplomatik mulai berlaku ketika menyerahkan surat kepercayaan sementara perwakilan Diplomatik mulai berlaku ketika menyerahkan pemberitahuan layak ke negara penerima. Sekian yang dapat disampaikan, semoga informasi mengenai perbedaan perwakilan Diplomatik dan Konsuler dapat bermanfaat.